Blog

Studi Kelayakan Bisnis: Manfaat dan Aspek

Studi Kelayakan Bisnis: Manfaat dan Aspek . Studi kelayakan bisnis sangat penting, tidak hanya bagi kamu yang ingin membangun bisnis dari awal, namun juga untuk kamu yang ingin menanamkan modal pada sebuah waralaba. Dengan studi kelayakan bisnis yang matang, maka kamu sudah mencapai setengah jalan menuju kesuksesan. yang telah kita rangkum dalam purchaseonline-prednisone.com

Arti Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan analisis untuk menentukan apakah suatu bisnis layak untuk dijalankan atau tidak dilihat dari berbagai aspek. Untuk menentukan apakah bisnis layak untuk dijalankan atau tidak, ada berbagai aspek yang perlu dilihat.

Antara lain, aspek hukum, sosial, ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen, aspek lingkungan, aspek risiko, dan aspek keuangan. Berbagai aspek itu perlu diidentifikasi peluang dan tantangannya. Sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang tepat dan terhindar dari kerugian.

Kegiatan Usaha yang Perlu Studi Kelayakan Bisnis

1. Pendirian usaha baru

2. Pengembangan usaha yang sudah ada, seperti merger, penambahan permodalan, penggantian teknologi, pembukaan kantor baru, baik kantor cabang maupun kantor perwakilan.

3. Akuisisi atau pembelian perusahaan.

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis (Foto: Shutterstock) 
Tujuan Studi Kelayakan Bisnis (Foto: Shutterstock)

Studi kelayakan bisnis dilakukan dengan tujuan utama mengukur peluang sebuah bisnis berlanjut atau tidak dalam jangka panjang. Dengan studi kelayakan bisnis maka seorang pengusaha memiliki acuan atau dasar dalam memutuskan apakah akan melanjutkan usaha atau bisnisnya.

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Ada banyak manfaat dari studi kelayakan bisnis, antara lain.

1. Risiko rugi lebih kecil

Dengan studi kelayakan bisnis, kamu bisa melakukan mitigasi dan antisipasi sejumlah risiko bisnis di masa datang. Dengan upaya itulah maka kamu bisa memperkecil risiko kerugian dan kebangkrutan. Bahkan jika rugi pun, kerugiannya tidak besar.

2. Perencanaan bisnis makin mudah

Dengan analisis kelayakan usaha, kamu akan mendapatkan informasi yang lengkap mengenai bisnis yang ingin kamu geluti, kelebihan dan kekurangannya. Dengan informasi itulah kamu bisa melakukan perencanaan pengembangan bisnis kedepan dengan mudah.

3. Operasional bisnis makin lancar

Dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan bisnis, pasar, termasuk juga kondisi keuangan dan manajemen, maka operasional bisnis akan lebih mudah. Kamu juga bisa merealisasikan rencana bisnis dengan baik sehingga keuntungan lebih besar.

4. Pengawasan dan pengendalian bisnis makin mudah

Saat studi kelayakan bisnis dilakukan kamu akan mendapatkan laporan dan sudut pandang luas tentang usaha yang kamu lakukan. Sehingga kamu akan bisa melakukan pengawasan baik internal maupun eksternal dengan mudah.

Tak hanya itu saja, kamu sebagai pengusaha juga bisa melakukan pengendalian bisnis dengan baik. Apabila terjadi masalah dan penyimpangan, maka pengendalian bisa dilakukan dengan cepat sehingga masalahnya tidak membesar.

Aspek dalam Studi Kelayakan Bisnis yang Perlu Dianalisis

Aspek dalam Studi Kelayakan Bisnis yang Perlu Dianalisis (Foto: Shutterstock) 
Aspek dalam Studi Kelayakan Bisnis yang Perlu Dianalisis (Foto: Shutterstock)

Dalam studi kelayakan bisnis, biasanya ada enam aspek analisis

1. Aspek Hukum

Hal pertama yang perlu dianalisis dalam studi kelayakan bisnis adalah aspek hukum atau legalitas. Selain ketentuan hukum dalam mendirikan perusahaan, seperti izin lokasi, surat tanda daftar perusahaan, NPWP, akta pendirian perusahaan, surat izin usaha, dan lain sebagianya. Setelah aspek hukum tidak ada masalah, baru kemudian kamu bisa melanjutkan ke aspek-aspek yang lain.

2. Aspek Ekonomi

Aspek ekonomi berkaitan dengan kemanfaatan usaha yang akan kamu dirikan atau kamu beli. Apakah bisnis yang akan kamu mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dan negara. Jika kemudian tidak ada manfaat, maka bisa jadi bisnis yang akan kamu mulai tidak akan bertahan lama.

3. Aspek Budaya

Pada aspek budaya, studi kelayakan bisnis menganalisis dampak yang diakibatkan oleh bisnis atau perusahaan pada kondisi masyarakat dan adat istiadat di daerah sekitar. Jika kemudian pada aspek budaya ini, perusahaan memberikan efek buruk bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, maka bisa jadi perusahaan itu tidak layak untuk kamu jalankan.

4. Aspek Pasar

Aspek pasar menjadi aspek dasar yang biasanya menjadi pertanyaan awal investor atau pemilik usaha. Beberapa analisis aspek pasar, antara lain apakah bisnis atau barang yang dihasilkan memiliki potensi atau peluang pasar, berapa jumlah konsumen, bagaimana tingkat daya beli masyarakat, segmentasi pasar, termasuk situasi persaingan di industri tersebut.

Potensi pasar dan konsumen menunjukkan seberapa besar peluang pasar didasarkan pada prediksi permintaan serta penawaran, termasuk di dalamnya persaingan yang dihadapi. Sedangkan daya beli menunjukkan tingkat kemampuan masyarakat konsumen untuk menyerap produk dan jasa yang ditawarkan. Selain perkembangan penduduk, harga juga mempengaruhi.

5. Aspek Pemasaran

Selain aspek pasar, aspek pemasaran atau marketing juga penting untuk dianalisis. Aspek pemasaran membahas bagaimana produk dijual dan menjadi marketable sehingga bisa diterima oleh konsumen.

6. Aspek Manajemen

Aspek manajemen adalah aspek yang sangat penting untuk dianalisis karena berkaitan erat dengan operasional perusahaan, sekarang dan dimasa depan. Selain harus efisien, manajemen juga harus menjaga operasional perusahaan dengan baik mulai dari manajemen sumber daya hingga finansial perusahan.

7. Aspek Keuangan

Untuk membangun atau membeli sebuah bisnis, diperlukan uang alias modal. Itulah sebabnya bagi sebagian bisnis, modal adalah hal yang utama. Tidak hanya untuk memulai usaha, anggaran keuangan yang baik, mulai dari uang masuk sampai uang keluar, menjadi hal pokok bagi bisnis untuk berkembang dan menguntungkan. Untuk itulah sejumlah analisis rasio keuangan harus dilakukan.

8. Aspek Teknis dan Teknologi

Aspek teknis berkaitan dengan operasional perusahaan termasuk proses pembangunan. Dengan mengetahui aspek teknis dan teknologi maka akan diketahui biaya investasi dari awal sampai akhir, termasuk juga kebutuhan teknologi yang diperlukan.

9. Aspek Sumber Daya Manusia

Untuk membangun sebuah bisnis yang baik diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Analisis aspek sumber daya manusia juga menentukan gambaran organisasi perusahaan dengan segala kelengkapannya termasuk proses rekrutmen sumber daya manusianya.

jika artikel ini menarik jangan lupa untuk membaca artikel lainnya yang sudah kita siapkan untuk anda, dan semoga artikel yang telah anda baca dapat bermanfaat