Blog

Fakta Blog Penting Bagi Perkembangan Bisnis Zaman Sekarang

Fakta Blog Penting Bagi Perkembangan Bisnis Zaman Sekarang

Fakta Blog Penting Bagi Perkembangan Bisnis Zaman Sekarang – Blog (web log) adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini sering kali dimuat dalam urutan isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama, meskipun tidak selamanya demikian.

Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya diakuisisi oleh Google pada akhir tahun 2003. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Di era digital seperti saat ini, semakin banyak orang yang memiliki blog pribadi. Apalagi, keberadaan berbagai platform online untuk blogging semakin mempermudah kita dalam membuat idn poker mobile blog pribadi. Gak hanya sebagai hobi, membuat blog pribadi memberikan banyak keuntungan untuk kita. Salah satunya adalah membuat karier kita lebih sukses. Kita semua tentu ingin sukses berkarier, bukan?

1. Menyasar Pelanggan Potensial

Pada dasarnya, tak ada konsumen yang mau “disuruh” untuk membeli sebuah produk. Itu mengapa, jika Anda perhatikan, banyak pengunjung mall yang berusaha keras menghindari salesman di toko. Obrolan seramah apapun dari si sales takkan jadi menarik karena jelas tujuan akhirnya adalah menyuruh pengunjung untuk membeli (hard sell).

Sebaliknya, orang-orang lebih menyukai cara promosi yang lebih halus atau soft-sellingBerbagai cara untuk membangun koneksi dan hubungan emosional lebih dihargai. Dalam beberapa kasus, calon konsumen bahkan tak sadar bahwa konten yang dinikmati adalah iklan. Baru di akhir-akhir, mereka paham tujuan konten itu dibuat, yaitu mempengaruhi secara halus untuk membeli sebuah produk atau jasa.

Ketika bicara soal soft-selling, internet adalah surganya. Mengapa begitu? Karena banyak orang bergantung pada internet untuk mencari informasi. Berdasarkan informasi yang dicari, pengguna internet ini bisa jadi calon pelanggan potensial untuk sebuah bisnis.

Dari situ, Anda bisa membuat konten blog yang memberikan informasi bermanfaat untuk calon pelanggan. Ketika brand Anda berhasil memberi informasi atau solusi yang dibutuhkan, calon pelanggan akan memiliki asosiasi positif pada brand Anda.

Baru kemudian, Anda juga membuat konten yang sifatnya lebih ke hard sell. Misalnya, konten yang menjelaskan fitur dan kelebihan produk atau layanan yang ditawarkan. Dengan begitu, asosiasi positif yang dibangun di awal juga berhubungan langsung dengan penjualan.

Intinya, internet mamfasilitasi Anda membuat kombinasi soft sell dan hard sell dengan apik. Cara ini bisa sangat efektif. Sebab, calon konsumen yang mencari informasi biasanya sudah memiliki niatan untuk membeli sesuatu. Blog Anda kemudian meyakinkan calon konsumen potensial untuk menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

2. Meningkatkan Trafik Website

Bisnis yang memiliki blog rata-rata pengunjungnya meningkat hingga 55 persen. Blog bisnis juga rata-rata memiliki empat kali halaman terindeks Google atau tepatnya 434 persen. Artinya, ada 434 persen kemungkinan lebih besar bagi calon konsumen untuk menemukan bisnis Anda. Angka ini jelas jauh lebih tinggi dibandingkan bisnis yang tidak memiliki blog.

Selain trafik dari mesin pencari atau search engine, blog bisnis terbukti membantu strategi email marketing. Menurut sebuah studi, blog membantu trafik dari email hingga 28 persen. Bandingkan dengan bisnis yang tidak memiliki blog, di mana trafik dari email hanya -53 persen.

Dilihat dari statistik di atas, jelas terlihat kalau konten blog merupakan semacam “bahan bakar” untuk email marketing Anda. Ini pun logis karena konten berkualitas tentunya menarik orang untuk mengkliknya.

Namun, semua angka di atas juga berhubungan dengan intensitas blogging itu sendiri. Bisnis yang mampu mempublikasikan konten secara berkala pasti memiliki peluang untuk mendapatkan lebih banyak trafik.

Bisnis yang mampu mempublikasikan lebih dari 16 post per bulannya, bisa mendapat 3,5 kali trafik. Bandingkan dengan bisnis yang hanya mampu mempublikasikan nol sampai empat post per bulannya.

Perusahaan berbasis business to business (B2B) juga memiliki kecenderungan serupa. Bisnis B2B yang memposting 11 konten perbulan bisa mendapatkan 3 kali trafik lebih banyak dibandingkan bisnis yang memposting konten lebih sedikit dari itu.

3. Meningkatkan Jumlah Lead

Blog bisnis tak hanya meningkatkan trafik, melainkan juga lead atau prospek. Lead merupakan sikap ketertarikkan calon konsumen pada suatu brand. Sikap ini bisa diwujudkan dalam berbagai macam aksi seperti berlangganan newsletter, mendownload booklet, mengisi contact form, membaca konten-konten yang diarahkan, dan sebagainya.

Ditunjukkan gambar di atas, bisnis B2B yang memiliki blog bisa mendapatkan 67 persen tambahan lead dibandingkan yang tidak memiliki blog. Angka yang lebih menakjubkan muncul ketika kita mengesampingkan model bisnis yang dipakai. Hubspot menemukan 2.3000 bisnis mengalami kenaikan lead hingga 126 persen dibandingkan bisnis yang tidak berblog.

Meningkatnya lead berarti semakin banyak pula calon pelanggan potensial yang dipunya. Melalui lead, Anda bisa mendapatkan identitas diri calon konsumen (tentunya dengan persetujuan mereka). Data tersebut bisa dikumpulkan dan dikelompokkan.

Dari situ Anda bisa membuat customer persona dan melihat siapa saja yang sebetulnya berminat pada bisnis Anda. Anda juga bisa memakai data ini untuk melakukan pengembangan produk dan layanan. Di sisi lain, Anda bisa juga memakainya untuk mendesain iklan dan promosi yang cocok untuk calon pelanggan.

Ketika Anda sudah memiliki lead tinggi, Anda tinggal memberikan dorongan supaya calon konsumen menuju fase purchase (pembelian) dalam customer journey. Dengan kata lain, Anda perlu membuat promo supaya bisa mengubah mereka menjadi pelanggan Anda.

Seperti halnya Niagahoster, Niagahoster juga memberikan promo domain hosting murah yang tentunya akan menarik minat pelanggan untuk membeli domain dan hosting dari promo yang diberikan.

4. Meningkatkan Reputasi Bisnis

Mengukur reputasi bisnis secara tepat bisa dibilang bukan hal mudah. Tapi bukan berarti meningkatkan reputasi lewat blog tidak patut dicoba. Ada beberapa alasan logis yang membuat blog bisnis bisa meningkatkan reputasi brand.

Melalui blog, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen seputar bidang bisnis yang Anda geluti. Jawaban ini bisa diartikan sebagai solusi masalah calon konsumen.

Bayangkan saja, apa yang Anda rasakan ketika seseorang membantu menjawab masalah Anda? Senang dan lega, kan? Itu pula yang dirasakan calon konsumen dan konsumen Anda. Inilah bagian dari hal yang meningkatkan reputasi bisnis Anda.

Dengan meletakkan konten berkualitas di blog, Anda kembali mengingatkan konsumen mengapa brand Anda lebih unggul. Melalui blog bisnis, Anda menunjukkan bahwa Anda tahu betul apa yang Anda kerjakan. Tentunya, tak ada yang lebih meyakinkan dari pebisnis yang tahu betul apa yang dikerjakannya, kan?

Kalau alasan ini kurang meyakinkan, coba simak statistik satu ini. Lebih dari 55 persen klien B2B mengandalkan konten blog untuk melihat reputasi sebuah bisnis. Mereka berharap untuk bisa mendapatkan konten yang edukatif, alih-alih konten yang sifatnya hard-selling. Dari konten yang dibuat inilah, klien menentukan membeli produk atau layanan dari bisnis B2B atau tidak.

5. Membangun Komunitas

Manfaat lain dari blog bisnis adalah menciptakan komunitas. Ini bisa didapatkan ketika Anda mengaktifkan fitur komentar di bagian bawah konten blog. Fitur tersebut memungkinkan para konsumen untuk merespons atau menanyakan pertanyaan terkait bisnis Anda. Bisa juga konsumen satu dengan yang lain saling berkomunikasi di dalamnya.

Di satu sisi, fitur ini akan sangat membantu Anda memahami karakter dan kelakuan pelanggan. Pemahaman inilah yang akan menjadi tambahan data berharga untuk melengkapi customer persona yang sebelumnya telah dibuat.

Di sisi lain, komentar juga akan membantu Anda dari sisi customer service. Dari komentar, Anda bisa tahu konten apa yang disukai dan konten mana yang perlu dibuat. Berdasarkan hal ini, Anda bisa menciptakan konten sesuai kebutuhan. Dalam jangka panjang, ini akan sangat membantu meringankan pekerjaan customer service. Sebab, Anda sudah menyodorkan jawaban pertanyaan sebelum pelanggan perlu mengirimkan pesan atau menelpon bisnis Anda.

Hanya saja, Anda perlu ingat, manfaat ini bisa diwujudkan jika Anda ikut terlibat aktif dalam kolom komentar itu sendiri. Pastikan Anda mendelegasikan pekerjaan ini ke tim digital marketing. Pastikan juga tim Anda membalas komentar dengan seramah dan setulus mungkin. Ketika itu dilakukan, perlahan-lahan komunitas konsumen Anda akan terbentuk.

6. Membangun Hubungan Dekat

Blog bisnis bukan hanya soal fitur dan kelebihan sebuah bisnis. Bukan juga soal problem-solving atau tips seputar bisnis Anda. Terkadang, blog bisnis juga jadi sarana untuk menunjukkan sisi lain sebuah brand. Sisi lain itu bisa berarti sisi personal, ramah, menghibur, lucu, dan sisi-sisi lainnya.

Lewat blog, Anda bisa memasang persona sebagai teman. Persona macam ini tentunya lebih bisa diterima dibandingkan mengukuhkan persona sebagai institusi, lembaga, atau perusahaan yang kaku. Selain menghindari persona yang kurang tepat, blog yang personal juga membuat bisnis Anda lebih relatable bagi banyak orang.

7. Investasi Jangka Panjang

Membuat blog bisnis takkan seketika membuat bisnis Anda melejit. Untuk mendapatkan efeknya, paling tidak Anda harus menunggu sampai enam bulan setelah sebuah konten dirilis. Itu mengapa, membuat blog sebetulnya merupakan investasi jangka panjang bagi marketing dan reputasi sebuah brand.

Hal ini sering kali membuat pemilik bisnis terlanjur menyerah sebelum memulai. Padahal, seperti sudah dibahas sebelumnya, blog bisnis membuka banyak jalan agar sebuah brand maju dan berkembang.

Maka dari itu, khusus untuk kasus ini, coba alihkan mindset result oriented (orientasi ke hasil) ke progress oriented (orientasi ke proses). Alih-alih memikirkan statistik dan angka-angka di akhir kuartal, coba anggap blog bisnis sebagai tabungan bisnis Anda.

Bayangkan, Anda membangun reputasi dari setiap konten, komentar, dan lead dari blog. Setiap konten dan respons yang ada akan membantu brand Anda lebih dikenal dan lebih dipercaya.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis.

Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang bersifat sebaliknya (non-interaktif).

Tagged , , , , , ,